Fragmentasi Memori Kolektif dan Perubahan Relasi Otoritas di Era Digital: Studi Gerakan Majelis Zikir Habib dengan Perspektif Danièle Hervieu-Léger
Main Article Content
Abstract
Fragmentasi otoritas keagamaan dan komodifikasi ritual spiritual menjadi realitas sosial baru dalam transformasi rantai memori kolektif di tengah relasi antara tradisi keagamaan Islam tradisional dan perkembangan teknologi digital. Dengan menggunakan perspektif teori memori kolektif dari Danièle Hervieu-Léger, penelitian ini menganalisis bagaimana teknologi digital, khususnya media sosial dan platform daring, mempengaruhi cara komunitas majelis zikir yang dipimpin oleh habib di Indonesia mempertahankan, mereproduksi, sekaligus mengubah rantai memori kolektif mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus dan analisis media digital terhadap konten-konten majelis zikir yang tersebar di YouTube dan Instagram yang terafiliasi dengan Majelis Rasulullah Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital memperluas aksesibilitas memori kolektif ke tingkat global, memungkinkan umat berperan aktif sebagai produsen narasi keagamaan, namun di saat yang sama menimbulkan tantangan berupa fragmentasi makna dan komodifikasi praktik keagamaan. Temuan ini menunjukkan bahwa rantai memori kolektif tidak lagi berjalan secara linier dan hierarkis, melainkan semakin horizontal dan dinamis mengikuti logika algoritma media digital. Artikel ini berkontribusi pada perluasan kerangka teori memori kolektif dengan menekankan pentingnya memasukkan dimensi digitalisasi sebagai elemen analisis utama dalam memahami dinamika keberlanjutan tradisi keagamaan di era kontemporer.
Article Details
Alatas, I. F. (2008). Securing their place: The Ba’alawi, Prophetic Piety & Islamic Resurgence in Indonesia [Masters thesis]. National University of Singapore. http://scholarbank.nus.edu.sg/handle/10635/16742
Alimi, M. Y. (2018). Mediatisasi agama, post truth dan ketahanan nasional: Sosiologi agama era digital.
Appadurai, A. (1996). Modernity at Large: Cultural Dimensions of Globalization. Minneapolis: University of Minnesota Press.
Fajri, N. C. (2024). Memopulerkan Pengalaman Kolektif: Komodifikasi Musik Bernadya dalam Budaya Digital. Hortatori: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(2), 221-237.
Hervieu-Léger, D. (2000). Religion as a Chain of Memory. Cambridge: Polity Press.
Hjarvard, S. (2013). The Mediatization of Culture and Society. London: Routledge.
Howell, J. D. (2014). Revitalised Sufism and the new piety movements in Islamic Southeast Asia. In B. S. Turner & O. Salemink (Eds.), Routledge handbook of religions in Asia. Routledge.
Ilaihi, W., Zuhriyah, L. F., & Yusuf, Y. (2023). Literasi Digital dalam Digital Divide bermoderasi beragama pada perempuan Madura di Daerah Tapal Kuda
Jauhari, M. (2021). Aktivisme dakwah siber di tengah konvergensi media digital. Dakwatuna: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi Islam, 7(2), 213-234.
Kiki, R. Z. (2019). 27 Habib Berpengaruh Di Betawi (R. Z. Kiki Ed.). Jakarta Islamic Center
Knysh, A. D. (2001). The ‘Tariqa’ on a landcruiser: The resurgence of Sufism in Yemen. Middle East Institute, 55(3), 399–414.
Nugroho, C. (2020). Cyber society: Teknologi, media baru, dan disrupsi informasi. Prenada Media.
Nurhayati, N., Siregar, S. R., Susana, N., Niswa, S., & Manik, Z. (2025). Transformasi Dakwah Diera Digital: Analisis Penyampaian Hadis Dalam Konten Media Sosial. Jurnal Syiar-Syiar, 5(1), 43-56.
Rasmussen, A. K. (2010). Women, the recited Quran, and Islamic Music in Indonesia. University of California Press.
Rasulullah, M. (2018, 26 July). Ceramah Habib Munzir Al Musawa ‘Memulyakan Orang Yang Sudah Wafat’ [YouTube video]. https://www.youtube.com/watch?v=0uJMNQdVHt4
Rasulullah, M. (2019, 1 September). Keberkahan Berkhidmah [YouTube video]. https://www.youtube.com/watch?v=qLS1FlNQuic
Rasulullah, M. (2020a, 2 July). Wawancara Eksklusif Bersama Ahlul Khidmah div. Usaha Majelis Rasulullah [YouTube video]. https://www.youtube.com/watch?v=0l6JnLor0M8&t=3s
Rasulullah, M. (2020b, 27 June). Wawancara Eksklusif Ahlul Khidmah div PPMRS [YouTube video]. https://www.youtube.com/watch?v=mbhP4qot1BE&t=237s
Rasulullah, M. (2020c, 28 June). Wawancara Eksklusif bersama Ahlul Khidmah div Umbul-umbul [YouTube video]. https://www.youtube.com/watch?v=XK_MuhN8s9s&t=32s
Rasulullah, M. (2020d, 30 June). Wawancara Eksklusif bersama Ahlul Khidmah divisi Sound [YouTube video]. https://www.youtube.com/watch?v=tw3VmyMeg38&t=2s
Rasulullah, M. (2020e, 28 June). Wawancara Eksklusif bersama Ahlul Khidmah div Audio Visual [YouTube video]. https://www.youtube.com/watch?v=S1Hb6j-jfOY&t=1025s
Rasulullah, M. (2020f, 1 July). Wawancara Eksklusif bersama Majelis Rasulullah div Multimedia [YouTube video]. https://www.youtube.com/watch?v=q-FcD6A5ZXU&t=399s
Rudyansjah, T., Damm, M., Solihat, A., Riyanto, G., Ardhianto, I., & Amanulloh, N. (2012). Antropologi Agama: Wacana-Wacana Mutakhir dalam Kajian Religi dan Budaya. Penerbit Universitas Indonesia.
Ruslita, G., & Seran, A. (2025). Media dan Konsumerisme: Studi Kritis Pahlawan Konsumtif dalam Budaya Populer. Journal of Mandalika Literature, 6(1), 480-492.
Van Dijck, J. (2013). The Culture of Connectivity: A Critical History of Social Media. Oxford: Oxford University Press.
Zamhari, A. (2013). Socio-structural innovations in Indonesia’s Urban Sufism: The case study of the Majelis Dzikir and Shalawat Nurul Mustafa. Journal of Indonesian Islam, 7(1).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.