"Chindo" sebagai Identitas Performatif Tionghoa Indonesia di Era Digital
Main Article Content
Abstract
Etnis Tionghoa di Indonesia menghadapi berbagai konflik historis, seperti Geger Pacinan 1740 dan kerusuhan 1998, yang telah merekonstruksi identitas sosial mereka hingga kini. Namun, dengan adanya perkembangan sosial media, yang menciptakan public sphere sebagai ruang negosiasi identitas baru bagi etnis Tionghoa di Indonesia. Penelitian ini menjawab pertanyaan bagaimana istilah Chindo berperan sebagai identitas politik dalam media sosial dan bagaimana hal ini memengaruhi proses integrasi sosial antara etnis Tionghoa dan masyarakat pribumi?. Analisis dilakukan pada 776 unggahan di Instagram, X, dan TikTok dengan tagar #Chindo antara 22 Desember 2024 hingga 21 Januari 2025. Dengan NodeXL untuk pemetaan interaksi dan Microsoft Azure untuk analisis sentimen, ditemukan bahwa 310 unggahan bernada positif, 20 negatif, dan sisanya netral. Identifikasi aktor menunjukkan bahwa akun @chindovoice.id, @melanie, dan @tompel aktif dalam memperkuat identitas Chindo dan membangun identitas kolektif. Temuan menunjukkan identitas Chindo tidak hadir secara alami, melainkan dibentuk melalui tindakan digital yang berulang. Data dianalisis dengan menggunakan teori performativitas Judith Butler, identitas dipahami bukan sebagai sesuatu yang esensial, tetapi dibentuk melalui repetisi tindakan dalam konteks sosial tertentu. Dalam hal ini, #Chindo menjadi praktik performatif di mana individu Tionghoa membentuk identitas melalui unggahan, komentar, dan partisipasi digital. Ruang digital sendiri menjadi medan politik performatif yang memungkinkan negosiasi identitas minoritas. Identitas Chindo yang lahir dari praktik ini mencerminkan proses integrasi sosial yang lebih inklusif dan menjadi simbol kemajuan demokrasi Indonesia menjelang visi Indonesia Emas 2045.
Article Details
Aziz, Munawir. 2013. “Identitas Pemuda Tionghoa Pasca Reformasi : Nasionalisme Dalam Transformasi Kepemimpinan Pada Organisasi Sosial Di Lasem, Jawa Tengah.” Jurnal Studi Pemuda 2(2):117–28.
Butler, Judith. 1988. “Gender Performance.” .(Theatre Journal 40(4):519–31). doi: 10.33043/dlr.3.0.66-76.
Carroll, Michael. 2018. “Understanding Curriculum: An Actor Network Theory Approach.” (Studies in Self-Access Learning Journal 247–61). doi: 10.37237/090302.
Dunkel, Curtis S., and Michelle Decker. 2012. “Using Identity Style and Parental Identification to Predict Political Orientation. (Current Psychology 31(1):65–78). doi: 10.1007/s12144-012-9131-8.
Eriyanto, Eriyanto, and Denny J. Ali. 2020. “Discourse Network of a Public Issue Debate: A Study on Covid-19 Cases in Indonesia. (Jurnal Komunikasi Malaysian Journal of Communication 36(3):209–27). doi: 10.17576/jkmjc-2020-3603-13.
Espinoza, Patricia G. 2024. “Rethinking the Social Determination of Food in Chile Through Practices and Interactions of Actors in Food Environments: Nonexperimental, Cross-Sectional Study (Preprint).” doi: 10.2196/preprints.62765.
Fan, Changjun, Li Zeng, Yuhui Ding, Muhao Chen, Yizhou Sun, and Zhong Liu. 2019. “Learning to Identify High Betweenness Centrality Nodes from Scratch: A Novel Graph Neural Network Approach.(International Conference on Information and Knowledge Management, Proceedings 559–68). doi: 10.1145/3357384.3357979.
Hernández-Lagos, Pablo, and Dylan Minor. 2020. “Political Identity and Trust. (Quarterly Journal of Political Science 15(3):337–67). doi: 10.1561/100.00018063_app.
Kitchin, Rob. 2014. The Data Revolution: Big Data, Open Data, Data Infrastructures & Their Consequences. 1 Oliver’s Yard, 55 City Road, London EC1Y 1SP United Kingdom : SAGE Publications Ltd.
Lynn, Mary, and De Silva. 2017. “Norm Circles, Stigma and the Securitization of Asylum: A Comparative Study of Australia and Sweden.”
Majid, Abdul. 2023. “Identity Politics Approaching the 2024 Election Through Social Media Through Sociology of Religion Perspective.(Journal of Governance and Public Policy 10(3):274–87). doi: 10.18196/jgpp.v10i3.18088.
Manyika, J., M. Chui Brown, Bughin B. J., R. Dobbs, C. Roxburgh, and A. Hung Byers. 2011. “Big Data: The next Frontier for Innovation, Competition and Productivity.” McKinsey Global Institute (June):156.
Mikalef, Patrick, and Adamantia Pateli. 2017. “Information Technology-Enabled Dynamic Capabilities and Their Indirect Effect on Competitive Performance: Findings from PLS-SEM and FsQCA.(Journal of Business Research 70:1–16). doi: 10.1016/j.jbusres.2016.09.004.
Niese, Bethany, and Sharath Sasidharan. 2022. “Getting Social.(International Journal of Knowledge Management 18(1):1–23). doi: 10.4018/ijkm.313956.
Nora, Gabriela A. M., Anete Alberton, and Diego H. F. Ayala. 2022. “Stakeholder Theory and Actor‐network Theory: The Stakeholder Engagement in Energy Transitions.(Business Strategy and the Environment 32(1):673–85). doi: 10.1002/bse.3168.
Qasem, Ziyaad, Marc Jansen, Tobias Hecking, and H. U. Hoppe. 2017. “Using Attractiveness Model for Actors Ranking in Social Media Networks.(Computational Social Networks 4(1)). doi: 10.1186/s40649-017-0040-8.
Sari, Kartika, Salsadilla Nur, Ilhan Rayfatsyah Rangkuti, Isnaini Alawiyah, Adinda Fuspita Sari, and Ichwan Azhari. 2024. “Sejarah Kelam: Konflik Warga Tionghoa Di Indonesia Dengan Voc ( Geger Pacinan Oktober 1740 ).(Innovative 4(3):7264–72).
Sinaga, Lidya Christin, Atika Nur Kusumaningtyas, and Syafuan Rozi. 2024. “‘TIONGHOA’ OR ‘CINA’: Negotiating Chinese-Indonesians’ Preferred Identity in the Post-Reform Era.(Asian Ethnicity 25(2):340–66). doi: 10.1080/14631369.2023.2257615.
Suryani, Suryani, and Ana S. Azmy. 2020. “Identitas Politik Dan Multikulturalisme: Penguatan Identitas Politik Etnis Tionghoa Pasca Orde Baru.(Perspektif 9(2):183–94). doi: 10.31289/perspektif.v9i2.3334.
Tabassum, Shazia, Fabiola S. F. Pereira, Sofia Fernandes, and João Gama. 2018. “Social Network Analysis: An Overview.” Wiley Interdisciplinary Reviews: Data Mining and Knowledge Discovery 8(5).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.