MENILIK POTENSI EKONOMI LOKAL PENYOKONG IBU KOTA NEGARA NUSANTARA
Main Article Content
Abstract
Pemindahan Ibu Kota Negara di Kabupaten Penajam Paser Utara Kalimantan Timur dengan nama “Nusantara” seakan tinggal menunggu waktu. Masalah pemindahan ibu kota negara sebagai pusat administrasi dan pemerintahan tentu perlu perencanaan matang demi stabilitas nasional. Adapun tujuan dari tulisan ini adalah memberikan gambaran potensi ekonomi lokal Nusantara sebagai cikal bakal Ibu Kota Negara, sehingga dapat dijadikan bahan pertimbangan pemangku kepentingan dalam menentukan kebijakan. Dalam pengumpulan data, tulisan ini menggunakan studi literatur dengan teori-teori perencanaan pembangunan sebagai pisau analisis. Dari pengalaman beberapa negara yang melakukan pemindahan ibu kota negara, tidak semuanya berhasil. Beberapa negara seperti Australia, Myanmar, Malaysia, Kazakhstan, dan Tanzania pada beberapa sumber dianggap gagal memindahkan ibu kota negara dengan problematika kegagalan masing-masing. Indonesia yang ancang-ancang melakukan pemindahan, tentu tidak berharap kegagalan itu terjadi. Hal yang perlu dipertimbangkan salah satunya dalam aspek ekonomi. Dalam studi perubahan, ekonomi menjadi aspek yang penting karena akan berkaitan dengan aspek-aspek lainnya. Tulisan ini melihat 2 hal utama yang menjadi potensi ekonomi dimiliki IKN Nusantara. Pertama, potensi Kalimantan Timur sebagai salah satu tujuan transmigrasi. Sebagai wilayah dipilih dalam program transmigrasi tentu ada potensi-potensi lokal yang perlu dikembangkan seperti pertanian, alam dan potensi produk budaya lainnya. Kedua, Samarinda sebagai ibu kota provinsi saat ini, tentu memiliki potensi ekonomi yang lebih dibanding kota-kota lainnya di Kalimantan Timur. Samarinda memiliki jumlah unit usaha terbanyak di Kalimantan Timur. Di Samarinda terdapat sebanyak 83.713 unit usaha, dimana 96% dari angka tersebut merupakan usaha berskala mikro kecil. Potensi Kalimantan Timur sebagai tujuan transmigrasi, dan Samarinda sebagai kota penggerak ekonomi perlu dikenali serta diberikan tempat untuk suksesi perpindahan ibu kota negara.
Article Details
Denzin, Norman K and Yvonna S Lincoln. 2009. Hand book of Qualitative Research. California; Sage Publication
Erri, Dirgahayu dan Asymar. 2021. Potensi Ekonomi Rencana Kawasan Transmigrasi Long Apari. (Ecoplan: 67-76).
Kontan.co.id. 2022. “5 Alasan Ibu Kota Negara Pindah ke Penajem Paser”. (Kontan.co.id 10 Februari 2022). Diakses di https://nasional.kontan.co.id/news/5-alasan-mengapa-ibu- kota-negara-pindah-ke-penajam-paser- utara#:~:text=Salah%20satu%20alasan%20utama%20pemindahan,%2C%20persentas enya%20kurang%20dari%2010%25.
Kontan.co.id. 2022. Harapan Jokowi Terhadap Ibu Kota Baru di Penajam Paser. (Kontan.co.id
29 Januari 2022). Diaskses di https://nasional.kontan.co.id/news/harapan-jokowi- terhadap-ibu-kota-baru-di-penajam-paser-utara-kalimantan-timur.
Mahrita, Sri Mintarti dan Fitriadi. 2016. Analisis Sektor Ekonomi Provinsi Kalimantan Timur. (INOVASI: Jurnal Ekonomi Keuangan, dan Manajemen: 235-249).
Money.kompas.com. 2022. 6 Alasan Ibu Kota Negara Pindah Ke Kalimantan Timur. (Kompas.com, 2 November 2022). Diakses di https://money.kompas.com/read/2022/02/11/052456426/6-alasan-ibu-kota-negara- pindah-dari-jakarta-ke-kalimantan-timur?page=all.
Hariyono, Paulus. 2017. Perencanaan Pembangunan Kota dan Perubahan Paradigma. Yogyakarta; Pustaka Pelajar.
Soetomo. 2013. Strategi-strategi Pembangunan Masyarakat.Yogyakarta; Pustaka Pelajar.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.